Hai:D baru selesai nyalin sesuatu dari buku ke blog nih(?)
iya aku habis nyalin pusi puisiku:D jadi akhir akhir ini aku punya buku, namanya 'buku coretan tangan Muhammad Reno Fandelika, 7B/20,8D/23,9A/24,x-4/23" oke namanya panjang banget-_- jadi akhir akhir ini kisah yang aku lalui lebih sering aku salin lewat puisi, mulai dari aku broke up sampe aku dikasih kisah luar biasa sama Allah SWT.
Oke lah aku cuman mau ngomong ini, selebihnya liat aja puisi puisi nya di post bawah ini:D bisa juga liat di label 'puisi' disana banyak puisi, termasuk puisi waktu aku masih alay.-. oke Liat sendiri ya:D
Sebuah blog yang berisi cerita-ceritaku, mulai dari yang fiksi, kisah nyata, hingga karya berbentuk puisi. Selamat membaca!
Minggu, 18 November 2012
Biarkan Ku Cari
Karya: MuhammadRenoFandelika;Rabu 14 November 2012 06:59
Bebas... Aku iri dengan tinta
Yang dengan bebas menari di buku ini
Aku iri dengan kelelawar
Yang bebas terlelap kala terik, bebas pula mengayuh kala gelap
Jika sanggup kutulis semua
Aku iri dengan segala yang bermain diatasku
Tak ada yang dilebih-lebihkan
Sungguh kekangan ini memenjaraku
Kacau, memang semua ini terlalu kacau untuk ku tulis
Aku bukan pelukis yang pandai melukis kebebasan
Aku bukan penyair yang pandai merangkai kebebasan
Aku hanyalah insan yang terkurung nyanyian pengganggu
Emosiku sedang bermain
Membawa perasaan tak menentu
Ini sangat kacau
Ini tidak hanya tentang kebebasan
Aku lupa mengakhirinya
Biarkan aku mencoba
Mari kita akhiri
Aku ingin keluar dari kurungan ini
Bebas... Aku iri dengan tinta
Yang dengan bebas menari di buku ini
Aku iri dengan kelelawar
Yang bebas terlelap kala terik, bebas pula mengayuh kala gelap
Jika sanggup kutulis semua
Aku iri dengan segala yang bermain diatasku
Tak ada yang dilebih-lebihkan
Sungguh kekangan ini memenjaraku
Kacau, memang semua ini terlalu kacau untuk ku tulis
Aku bukan pelukis yang pandai melukis kebebasan
Aku bukan penyair yang pandai merangkai kebebasan
Aku hanyalah insan yang terkurung nyanyian pengganggu
Emosiku sedang bermain
Membawa perasaan tak menentu
Ini sangat kacau
Ini tidak hanya tentang kebebasan
Aku lupa mengakhirinya
Biarkan aku mencoba
Mari kita akhiri
Aku ingin keluar dari kurungan ini
Kisah Untuk Sebuah Hati
Kucoba lukiskan rasa ini lewat kata
Malam larut, bintang termangu
Menunggu untaian kata indah
Untuk ku tuangkan
Saat luka ini sembuh
Hati ini berlabuh
Oleh seorang wanita ayu
Menatap mataku penuh sayu
Tak ada lagi air mata
Waktu itu telah usai
Menyisakan sebuah kenangan
Menghadirkan kisah lain untuk ku lalu
Cinta hitungan hati itu tumbuh
Bersama daun yang jatuh karna angin
Bersama gunung yang bergejolak
Bersama udara yang menipis, di kota mati
Hari demi hari yang kau beri untuk hamba
Itulah yang terbaik dimatamu
Karna hamba tahu
Kau kirimkan kisah dan kau sertakan bidadari di dalamnya
Hanya untuk satu alasan
Sembuhkan lukaku
Malam larut, bintang termangu
Menunggu untaian kata indah
Untuk ku tuangkan
Saat luka ini sembuh
Hati ini berlabuh
Oleh seorang wanita ayu
Menatap mataku penuh sayu
Tak ada lagi air mata
Waktu itu telah usai
Menyisakan sebuah kenangan
Menghadirkan kisah lain untuk ku lalu
Cinta hitungan hati itu tumbuh
Bersama daun yang jatuh karna angin
Bersama gunung yang bergejolak
Bersama udara yang menipis, di kota mati
Hari demi hari yang kau beri untuk hamba
Itulah yang terbaik dimatamu
Karna hamba tahu
Kau kirimkan kisah dan kau sertakan bidadari di dalamnya
Hanya untuk satu alasan
Sembuhkan lukaku
Akhir Cerita
Karya: MuhammadRenoFandelika;Senin, 1 Oktober 2012;Uts Kimia
Semua berakhir
Cita Cinta dan harapan
Semua sirna
Seiring egoku
Penyesalan datang dengan tawa
Didepanku...
Seolah menertawakan kebodohanku
Egoku pun tersenyum bangga kepadanya
Mereka seolah bersyukur
Bersyukur telah membuatku lemah
Bersyukur telah mengandaskan ini
Nurani ku melemah
Hingga tiba berita itu
Yang membuat akal sehatku semakin sakit
Saat dia hendak memilikimu
Kesimpangsiuran itu membuat egoku bermain lagi
Kau jelaskan semua
Cinta ini memang masih untukmu
Percaya ini telah kuukir untukmu
Aku mohon, bagilah kisahmu untukku
Semua berakhir
Cita Cinta dan harapan
Semua sirna
Seiring egoku
Penyesalan datang dengan tawa
Didepanku...
Seolah menertawakan kebodohanku
Egoku pun tersenyum bangga kepadanya
Mereka seolah bersyukur
Bersyukur telah membuatku lemah
Bersyukur telah mengandaskan ini
Nurani ku melemah
Hingga tiba berita itu
Yang membuat akal sehatku semakin sakit
Saat dia hendak memilikimu
Kesimpangsiuran itu membuat egoku bermain lagi
Kau jelaskan semua
Cinta ini memang masih untukmu
Percaya ini telah kuukir untukmu
Aku mohon, bagilah kisahmu untukku
Puisi Kacauku
Karya: MuhammadRenoFandelika; Rabu, 26 September 2012
Kugoreskan tinta ini ditengah keramaian
Keramaian yang tiada bisa kunikmati
Hatiku berat
Pikirku hambar
Memori masa lalu selalu menggangguku
Saat aku tumbuh di tempat itu
Memori lain mengusik ku
Tentang semalam, cintaku yang tlah diujung
Kicauan pendidik berlalu seperti angin di telingaku
Ragaku duduk di sudut ruang ini
Jiwaku pergi tak tahu kemana
Kugores puisi ini dengan kacau
Tak ada hasrat melanjutkan hari ditempat ini
Aku tak tahu rahasia Tuhan
Yang aku tahu aku teringat dan merindukan itu
Yang aku tahu cintaku benar benar berada diujung
Itu bukan dosa kita
Itu bukan ingin kita
Ijinkan ku akhiri puisi ini dengan gantung
Aku tak tahu bagaimana mengakhirinya
Seperti menghentikan memori tak berakhir
Seperti mengakhiri ujung ini
Kugoreskan tinta ini ditengah keramaian
Keramaian yang tiada bisa kunikmati
Hatiku berat
Pikirku hambar
Memori masa lalu selalu menggangguku
Saat aku tumbuh di tempat itu
Memori lain mengusik ku
Tentang semalam, cintaku yang tlah diujung
Kicauan pendidik berlalu seperti angin di telingaku
Ragaku duduk di sudut ruang ini
Jiwaku pergi tak tahu kemana
Kugores puisi ini dengan kacau
Tak ada hasrat melanjutkan hari ditempat ini
Aku tak tahu rahasia Tuhan
Yang aku tahu aku teringat dan merindukan itu
Yang aku tahu cintaku benar benar berada diujung
Itu bukan dosa kita
Itu bukan ingin kita
Ijinkan ku akhiri puisi ini dengan gantung
Aku tak tahu bagaimana mengakhirinya
Seperti menghentikan memori tak berakhir
Seperti mengakhiri ujung ini
Sandaran Hati
Karya: MuhammadRenoFandelika; Kamis, 20 September 2012
Pernah suatu malam aku bermimpi
Malam itu begitu dingin
Rembulan saja tak berani menampakkan dirinya
Bintang tersenyum malu menyelimuti dirinya dengan embun
Aku bermimpi bertemu seorang putri
Wajahnya cukup ayu
Bagai mentari yang dirias cahaya
Bagai angin malam yang berlalu membawa kesejukan
Teriknya pagi membuatku terbangun
Aku terkejut oleh kesendirianku
Kembali terbelenggu oleh rasa sepi
Sungguh aku merindukan sosok itu
Sebuah sinar berbeda terpancar kala fajar
Bidadari... Aku bagai menemukan bidadari
Wajahnya cukup ayu laksana putri di mimpi tengah malamku
Sinar itu berjalan mendekatiku
Kekasih... Begitu aku memanggilnya
Sesosok makhluk yang ditakdirkan untuk membasuh dahagaku
Dahaga sayang yang mungkin telah mengeraskan hatiku
Luluh sudah seiring hadirmu
Bersamamu kekasih...
Aku siap mengukir kisah kisah indah
Menuangkan inspirasiku atas dirimu
Menjadi labuhan hati, sandaran jiwa
Bersama meraih cita cinta di keabadian
Pernah suatu malam aku bermimpi
Malam itu begitu dingin
Rembulan saja tak berani menampakkan dirinya
Bintang tersenyum malu menyelimuti dirinya dengan embun
Aku bermimpi bertemu seorang putri
Wajahnya cukup ayu
Bagai mentari yang dirias cahaya
Bagai angin malam yang berlalu membawa kesejukan
Teriknya pagi membuatku terbangun
Aku terkejut oleh kesendirianku
Kembali terbelenggu oleh rasa sepi
Sungguh aku merindukan sosok itu
Sebuah sinar berbeda terpancar kala fajar
Bidadari... Aku bagai menemukan bidadari
Wajahnya cukup ayu laksana putri di mimpi tengah malamku
Sinar itu berjalan mendekatiku
Kekasih... Begitu aku memanggilnya
Sesosok makhluk yang ditakdirkan untuk membasuh dahagaku
Dahaga sayang yang mungkin telah mengeraskan hatiku
Luluh sudah seiring hadirmu
Bersamamu kekasih...
Aku siap mengukir kisah kisah indah
Menuangkan inspirasiku atas dirimu
Menjadi labuhan hati, sandaran jiwa
Bersama meraih cita cinta di keabadian
Ratapan Teruntuk Tuhan
Karya: MuhammadRenoFandelika; 10 September 2012
Tuhan.... Tariklah aku dari peredaran ini
Biarkan hidupku, jiwaku berada di tempat semestinya ku berada
Berada di Selatan tak mendinginkan jiwaku
Biarlah aku menari lagi di Utara
Ijinkan aku melukis kisah utara ku sekali lagi
Tuhan.... Inilah lembaranmu untuk hidupku
Aku percaya goresanmu adalah hidupku
Aku percaya 5 detik kedepan dalam hidupku telah terpatri diatas sana
Aku pun percaya aku adalah hambamu
Dan aku percaya debu ini akan hilang
Tuhan.... Aku merasa berada di titik paling bawah
Aku tertinggal
Aku tak dapat mengejar
Aku kehilangan semangatku
Semut yang selalu menyebut namamu pun tahu itu
Tuhan.... Kembalikan Utara ku
Munculkan lagi gairah ku
Hambamu ini tersesat di lembah ini
Terjebak diantara tawa tawa kemenangan
Hambamu ini rindu gunungmu
Tuhan.... Tunjukkan hikmah kisah ini
Tuhan.... Tariklah aku dari peredaran ini
Biarkan hidupku, jiwaku berada di tempat semestinya ku berada
Berada di Selatan tak mendinginkan jiwaku
Biarlah aku menari lagi di Utara
Ijinkan aku melukis kisah utara ku sekali lagi
Tuhan.... Inilah lembaranmu untuk hidupku
Aku percaya goresanmu adalah hidupku
Aku percaya 5 detik kedepan dalam hidupku telah terpatri diatas sana
Aku pun percaya aku adalah hambamu
Dan aku percaya debu ini akan hilang
Tuhan.... Aku merasa berada di titik paling bawah
Aku tertinggal
Aku tak dapat mengejar
Aku kehilangan semangatku
Semut yang selalu menyebut namamu pun tahu itu
Tuhan.... Kembalikan Utara ku
Munculkan lagi gairah ku
Hambamu ini tersesat di lembah ini
Terjebak diantara tawa tawa kemenangan
Hambamu ini rindu gunungmu
Tuhan.... Tunjukkan hikmah kisah ini
Minggu, 11 November 2012
Nekat demi perasaan
Minggu, 11 November 2012
Minggu, 4 November 2012
Jadi inget seminggu yang lalu. kalian(kamu) harus tau perjuanganku(dianter 2 temen cowokku) buat nyusul kamu.....
Pintu kamar 203 footprint hotel terbuka, Alifah masuk, ngajak yang cowok ikut ke Mustafa, tapi temen temen pada males. aku juga males. tapi begitu dia nyebut namamu ikut, aku jadi semangat, tapi bersikap biasa aja sok cool. sampe akhirnya yang cewek cewek pergi. selang 10 menit lebih
"ayo kita susul yang cewek" ajakku. Dan temen temen seperti kuduga pada kompak njawab enggak, males. Aku nekat "okelah kalo kalian gak mau, biar aku sendiri aja" dalam pikiranku buta, cuman ada satu rentetan kronologis "besok kita udah pulang Ren, malem ini saatnya kamu habisin waktu sama dia" nekat aku mulai bersiap siap. sampe akhirnya si Nana mau ikut juga, Ulil akhirnya terpaksa ikut. oke mantab. Buru buru aku melangkah keluat hotel. Aku berharap bisa nemu mereka di jalan, bisa nyusul mereka di jalan. mantab. dengan langkah mantab terus ku jejakkan kaki ku di tanah Singapura. waktu itu lagi ada acara orang India disana, jadi di sepanjang jalan isinya orang India semua-_- Semakin mendekati Mustafa, mereka gak terliat. hingga akhirnya aku tiba di pusat perbelanjaan ini, cuma bertiga sama Ulil sama Nana, mereka setia mengekor aku. Pintu yang kemarin aku masukin ditutup, oke akhirnya harus masuk lewat pintu yang aku gak tau sama sekali-_- disitu isinya cuman peralatan rumah tangga. Nana bilang gak mungkin mereka ada disini, okelah aku coba turun satu lantai, dan isinya toko Emas. tambah gak mungkin mereka disini. aku berulang kali bilang ke mereka "aku gak ngajak kalian lho, kalian sendiri yang mau ikut. jadi kalo Geje jangan salahin aku" sip. Akhirnya kita bertiga mutusin buat keluar gedung itu. Kita nyoba nyari jalan masuk dari gedung yang aku kenal, dan ternyata pintu ditutup, pintu yang buat kita masuk tadilah satu satunya pintu yang dibuka. terpaksa aku masuk kesana lagi dan nyari jembatan nyebrang ke gedung yang aku kenal. ternyata emang ada jembatan diatas, oke berarti masuk gedung tadi, naik lift nyebrang, nyari cewek. sip. FYI guys, Mustafa itu ada 6 blok dan 7 lantai kalo gak salah. jadi kalo buat nyari orang disana tu HAMPIR gak mungkin. oke. Akhirnya kita bertiga sukses berdesak desak an masuk gedung itu dan sukses naik lift ke lantai 2. Aku memimpin. nyari jalan yang kira kira itu jalan ke jembatan, dan yak! sukses nyebrang! one step closer. Tapi tunggu, di gedung ini ada sekitar 7 lantai, yaampun. dimana mereka?-_- oh iya, pasti mereka di tempat souvenir. aku harus nyari tempat souvenir. Kita bertiga turun tangga beberapa lantai, gak ada tanda tanda tepat souvenir. Aku mulai pasang Radar ku. ya, aku punya radar neptunus juga lho, udah beberapa kali kebuktiB-) akhirnya aku mutusin buat naik beberapa lantai, dan kita mbaca tulisan tempat souvenir, wuhuu one step closer lagiiii. kita bertiga jalan di tempat souvenir, tapi gak ada tanda tanda mereka. Trus aku nana ulil liat orang berjilbab berbaju putih, itu dia! kata kita, kita jalan ndeket eh waktu dia balik badan.......... Fail. bukan dia yang kita cari. "aku kok dari tadi denger suaranya Nesa sama Tifa ya" kata Nana "aku juga" jawabku. Sepertinya itu cuman halusinasi kita. Akhirnya aku nana ulil istirahat bentar, liat liat tas. Radarku masih ku pasang. dan disaat kita lagi liat liat tas, terlihat lah satu cewek, dia rombongan dari SMADA! sebuah keajaiban.... itu yang pertama terlintas di benak, ya iyalah, pusat perbelanjaan sebesar ini, bayangin SEBESAR ini. dan kita bisa nemuin kalian. sumpah ini tu seru banget. akhirnya aku habisin malem terakhir ini buat sama kamu. ya sama kamu. meskipun gak cuman sama kamu. Sesungguhnya perjuangan aku bertiga nyari mereka jauh lebih seru daripada yang bisa diketik tanganku malem ini, sungguh.
Minggu, 4 November 2012
Jadi inget seminggu yang lalu. kalian(kamu) harus tau perjuanganku(dianter 2 temen cowokku) buat nyusul kamu.....
Pintu kamar 203 footprint hotel terbuka, Alifah masuk, ngajak yang cowok ikut ke Mustafa, tapi temen temen pada males. aku juga males. tapi begitu dia nyebut namamu ikut, aku jadi semangat, tapi bersikap biasa aja sok cool. sampe akhirnya yang cewek cewek pergi. selang 10 menit lebih
"ayo kita susul yang cewek" ajakku. Dan temen temen seperti kuduga pada kompak njawab enggak, males. Aku nekat "okelah kalo kalian gak mau, biar aku sendiri aja" dalam pikiranku buta, cuman ada satu rentetan kronologis "besok kita udah pulang Ren, malem ini saatnya kamu habisin waktu sama dia" nekat aku mulai bersiap siap. sampe akhirnya si Nana mau ikut juga, Ulil akhirnya terpaksa ikut. oke mantab. Buru buru aku melangkah keluat hotel. Aku berharap bisa nemu mereka di jalan, bisa nyusul mereka di jalan. mantab. dengan langkah mantab terus ku jejakkan kaki ku di tanah Singapura. waktu itu lagi ada acara orang India disana, jadi di sepanjang jalan isinya orang India semua-_- Semakin mendekati Mustafa, mereka gak terliat. hingga akhirnya aku tiba di pusat perbelanjaan ini, cuma bertiga sama Ulil sama Nana, mereka setia mengekor aku. Pintu yang kemarin aku masukin ditutup, oke akhirnya harus masuk lewat pintu yang aku gak tau sama sekali-_- disitu isinya cuman peralatan rumah tangga. Nana bilang gak mungkin mereka ada disini, okelah aku coba turun satu lantai, dan isinya toko Emas. tambah gak mungkin mereka disini. aku berulang kali bilang ke mereka "aku gak ngajak kalian lho, kalian sendiri yang mau ikut. jadi kalo Geje jangan salahin aku" sip. Akhirnya kita bertiga mutusin buat keluar gedung itu. Kita nyoba nyari jalan masuk dari gedung yang aku kenal, dan ternyata pintu ditutup, pintu yang buat kita masuk tadilah satu satunya pintu yang dibuka. terpaksa aku masuk kesana lagi dan nyari jembatan nyebrang ke gedung yang aku kenal. ternyata emang ada jembatan diatas, oke berarti masuk gedung tadi, naik lift nyebrang, nyari cewek. sip. FYI guys, Mustafa itu ada 6 blok dan 7 lantai kalo gak salah. jadi kalo buat nyari orang disana tu HAMPIR gak mungkin. oke. Akhirnya kita bertiga sukses berdesak desak an masuk gedung itu dan sukses naik lift ke lantai 2. Aku memimpin. nyari jalan yang kira kira itu jalan ke jembatan, dan yak! sukses nyebrang! one step closer. Tapi tunggu, di gedung ini ada sekitar 7 lantai, yaampun. dimana mereka?-_- oh iya, pasti mereka di tempat souvenir. aku harus nyari tempat souvenir. Kita bertiga turun tangga beberapa lantai, gak ada tanda tanda tepat souvenir. Aku mulai pasang Radar ku. ya, aku punya radar neptunus juga lho, udah beberapa kali kebuktiB-) akhirnya aku mutusin buat naik beberapa lantai, dan kita mbaca tulisan tempat souvenir, wuhuu one step closer lagiiii. kita bertiga jalan di tempat souvenir, tapi gak ada tanda tanda mereka. Trus aku nana ulil liat orang berjilbab berbaju putih, itu dia! kata kita, kita jalan ndeket eh waktu dia balik badan.......... Fail. bukan dia yang kita cari. "aku kok dari tadi denger suaranya Nesa sama Tifa ya" kata Nana "aku juga" jawabku. Sepertinya itu cuman halusinasi kita. Akhirnya aku nana ulil istirahat bentar, liat liat tas. Radarku masih ku pasang. dan disaat kita lagi liat liat tas, terlihat lah satu cewek, dia rombongan dari SMADA! sebuah keajaiban.... itu yang pertama terlintas di benak, ya iyalah, pusat perbelanjaan sebesar ini, bayangin SEBESAR ini. dan kita bisa nemuin kalian. sumpah ini tu seru banget. akhirnya aku habisin malem terakhir ini buat sama kamu. ya sama kamu. meskipun gak cuman sama kamu. Sesungguhnya perjuangan aku bertiga nyari mereka jauh lebih seru daripada yang bisa diketik tanganku malem ini, sungguh.
Senin, 05 November 2012
What i really need is......
Arrvd home. 12 hari gak pulang, ngerasa syangar~
Lama aku gak ngepost blog, dan sekarang aku udah gak sama dia. ya dia yang sering tak ceritain disini. dan aku baru aja pulang dari 'petualanganku'. Selasa 2 minggu yang lalu terakhir kali aku masuk sekolah, dan aku bakal ngilang 2 minggu. waktu itu udara ku udah sumpek banget disini, tugas kek mantan kek cewek-yang-tersakiti kek, blablabla. aku butuh liburan.
Eh tiba tiba disuatu siang mama ada urusan sama pak bhas, mau mbayar uang spp tiba tiba nelpon aku nyuruh ke ruang kepsek. dengan langkah malas datenglah aku keruangan kepsek baru, sejuk banget disana. oke-_- waktu itu sabtu sebelum odt(?) katanya mama nyuruh aku gabung study tour ke malay sama singapura, yaudah gayung bersambut kaan aku pengen liburan dapet tawaran gini, luar biasa banget:3
Trus akhirnya aku masuk ke kelas senam pagi nyari abi sama nana trus ngelakuin conversations gak jelas, trus aku mbalik lagi ke xfouria trus didatengin pak yuli trus resmi deh aku ikut, horay!:))
skip aja ya habis itu, trus aku cerita apa ya? rabu,kamis,jumat,sabtu 2 minggu yang lalu aku ada acara nikahan tante kan trus minggu ketemuan sama temen temen ber-13 beserta 2 cekgu di bandara Soetta. seperti biasa aku kalo belum kenal sama cewek masih sok cool gitu kan, ya biasalah anak mudaB-) hari pertama di Malay tu eksplor KL. malem nya tu yang berkesan, di bukit bintang waktu yang cewek cewek pada ke toko toko cewek gitu eh si Vania sama Alifah milih ngikut yang cowok, kece ya mereka:)) dan aku,Nana,Abi,Ulil plus mereka berdua jalan jalan gak jelas gitu ke Mall trus foto foto, aku lagi nggumun sama kameranya si nana waktu itu, kyahaha(?) malem itu bener bener kayak gembel lah pokoknya, nunggu temen temen yang cewek belanja kita duduk duduk di emperan toko gituu(?)
Hari kedua. Senin seminggu yang lalu. perjalanan KL kedah, lama banget 6 jam trus sampe ke kolej Sultan Abdul Hamid jam 2 setengah(14.30) belajar banyak bahasa melayu nih, yang pertama aku tau tu tandas=toilet, sudu=sendok, dll. Kayaknya gak mungkin ya kalo aku cerita perhari, gak mungkin juga cerita tentang objek objek yang tak datengin, pokoknya you all rock guys! beruntung banget aku dapet 9 hari yang kayak gini, pas banget aku bener bener gak mikirin masalah ku sebelumnya. bener bener lupa semuanya, keren banget! 2 kali aku sakit disana, tepatnya di malay, yang pertama demam. itu pas hari pertama disana, sedih ya, iya-_- dan yang kedua sakitnya malu malu in banget, sakit perut! dan itu beberapa menit sebelum nampilin angklung-__- asemaaan, akhirnya aku cuman ikut main satu lagu, asem nan-_-
Bingung mau bilang apa lagi, pokoknya aku bener bener bisa ngelupain masa lalu ku karna perjalanan ini dan bener bener bisa pindah. sesuatu yang gak mungkin aku dapet kalo aku masih stuck di Jogja-_-
okelah, masak cuman gini? tapi mata udah sipit banget gini, yaudah lah malem:*
Lama aku gak ngepost blog, dan sekarang aku udah gak sama dia. ya dia yang sering tak ceritain disini. dan aku baru aja pulang dari 'petualanganku'. Selasa 2 minggu yang lalu terakhir kali aku masuk sekolah, dan aku bakal ngilang 2 minggu. waktu itu udara ku udah sumpek banget disini, tugas kek mantan kek cewek-yang-tersakiti kek, blablabla. aku butuh liburan.
Eh tiba tiba disuatu siang mama ada urusan sama pak bhas, mau mbayar uang spp tiba tiba nelpon aku nyuruh ke ruang kepsek. dengan langkah malas datenglah aku keruangan kepsek baru, sejuk banget disana. oke-_- waktu itu sabtu sebelum odt(?) katanya mama nyuruh aku gabung study tour ke malay sama singapura, yaudah gayung bersambut kaan aku pengen liburan dapet tawaran gini, luar biasa banget:3
Trus akhirnya aku masuk ke kelas senam pagi nyari abi sama nana trus ngelakuin conversations gak jelas, trus aku mbalik lagi ke xfouria trus didatengin pak yuli trus resmi deh aku ikut, horay!:))
skip aja ya habis itu, trus aku cerita apa ya? rabu,kamis,jumat,sabtu 2 minggu yang lalu aku ada acara nikahan tante kan trus minggu ketemuan sama temen temen ber-13 beserta 2 cekgu di bandara Soetta. seperti biasa aku kalo belum kenal sama cewek masih sok cool gitu kan, ya biasalah anak mudaB-) hari pertama di Malay tu eksplor KL. malem nya tu yang berkesan, di bukit bintang waktu yang cewek cewek pada ke toko toko cewek gitu eh si Vania sama Alifah milih ngikut yang cowok, kece ya mereka:)) dan aku,Nana,Abi,Ulil plus mereka berdua jalan jalan gak jelas gitu ke Mall trus foto foto, aku lagi nggumun sama kameranya si nana waktu itu, kyahaha(?) malem itu bener bener kayak gembel lah pokoknya, nunggu temen temen yang cewek belanja kita duduk duduk di emperan toko gituu(?)
Hari kedua. Senin seminggu yang lalu. perjalanan KL kedah, lama banget 6 jam trus sampe ke kolej Sultan Abdul Hamid jam 2 setengah(14.30) belajar banyak bahasa melayu nih, yang pertama aku tau tu tandas=toilet, sudu=sendok, dll. Kayaknya gak mungkin ya kalo aku cerita perhari, gak mungkin juga cerita tentang objek objek yang tak datengin, pokoknya you all rock guys! beruntung banget aku dapet 9 hari yang kayak gini, pas banget aku bener bener gak mikirin masalah ku sebelumnya. bener bener lupa semuanya, keren banget! 2 kali aku sakit disana, tepatnya di malay, yang pertama demam. itu pas hari pertama disana, sedih ya, iya-_- dan yang kedua sakitnya malu malu in banget, sakit perut! dan itu beberapa menit sebelum nampilin angklung-__- asemaaan, akhirnya aku cuman ikut main satu lagu, asem nan-_-
Bingung mau bilang apa lagi, pokoknya aku bener bener bisa ngelupain masa lalu ku karna perjalanan ini dan bener bener bisa pindah. sesuatu yang gak mungkin aku dapet kalo aku masih stuck di Jogja-_-
okelah, masak cuman gini? tapi mata udah sipit banget gini, yaudah lah malem:*
Langganan:
Komentar (Atom)