Minggu, 18 November 2012

Puisi Kacauku

Karya: MuhammadRenoFandelika; Rabu, 26 September 2012

Kugoreskan tinta ini ditengah keramaian
Keramaian yang tiada bisa kunikmati
Hatiku berat
Pikirku hambar

Memori masa lalu selalu menggangguku
Saat aku tumbuh di tempat itu
Memori lain mengusik ku
Tentang semalam, cintaku yang tlah diujung

Kicauan pendidik berlalu seperti angin di telingaku
Ragaku duduk di sudut ruang ini
Jiwaku pergi tak tahu kemana
Kugores puisi ini dengan kacau

Tak ada hasrat melanjutkan hari ditempat ini
Aku tak tahu rahasia Tuhan
Yang aku tahu aku teringat dan merindukan itu
Yang aku tahu cintaku benar benar berada diujung

Itu bukan dosa kita
Itu bukan ingin kita

Ijinkan ku akhiri puisi ini dengan gantung
Aku tak tahu bagaimana mengakhirinya
Seperti menghentikan memori tak berakhir
Seperti mengakhiri ujung ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar